Connect with us

PERBANKAN

Emas jatuh ke level terendah sebulan

Published

on

Photo: Istimewa

FINANCEROLL.COM, Emas jatuh ke level terendah sebulan di pasar Amerika, Rabu (27/9). Pamor logam mulia melemah di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.

Mengutip CNBC, Rabu, harga emas berjangka untuk pengiriman Desember di Comex-AS ditutup turun US$ 13,90 atau 1,16% ke posisi US$ 1.286,80 per troi ons. Ini level terendah sejak 25 Agustus lalu. Di pasar elektronik Asia, Kamis (28/9) pukul 07.31 WIB, emas lanjut melemah menjadi US$ 1.287,5 per troi ons.

Pasar berekspektasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga lagi. Ini menyusul pernyataan Ketua The Fed Janet Yellen yang mengisyaratkan kenaikan suku bunga secara bertahap masih sesuai. Alhasil, pasar memburu dollar, sehingga indeks dolar mencapai level tertinggi sebulan.

"Mereka kemungkinan besar akan mengatakan bahwa Fed siap untuk menarik pelatuk, kata Bart Melek, Kepala strategi komoditas di TD Securities seperti dilansir CNBC.

Saat ini, probabilitas kenaikan suku bunga pada Desember mendatang sudah naik menjadi 76% dari sebulan lalu hanya 20%. Emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS.

Lanjut Melek, data ekonomi AS seperti pesanan barang tahan lama yang solid juga menekan emas. "Itu pada umumnya membuat para pedagang yakin bahwa ekonomi AS benar-benar berjalan baik. Itu berarti bahwa Fed mungkin siap untuk menaikkan suku bunga," imbuhnya.

Meski demikian, Yuichi Ikemizu dari ICBC Standard Bank menyebut, penurunan harga emas terbatas, lantaran masih tersisa isu ketegangan Korea Utara dan AS. "Saya pikir situasi (Korea Utara) lebih serius daripada kebijakan The Fed. Jadi emas didukung di sekitar sini dan saya memperkirakan harga akan kembali naik menjadi US$ 1.300," katanya.

Dia adalah jurnaslis senior khusus di bidang polhukam dan ekonomi

Trending Business