Connect with us

MARKET & REKOMENDASI

Bursa Asia tiarap mengantisipasi data China

Published

on

Photo: Istimewa

FINROLL.COM, TOKYO. Bursa saham Asia cenderung tiarap, Jumat (13/10), jelang rilis data perdagangan China. Mengutip CNBC, Nikkei 225 dibuka turun 0,04%, setelah menyentuh level tertinggi 21 tahun sesi sebelumnya. Kenaikan sektor ritel diimbangi penurunan saham teknologi blue chip.

Di Korea, indeks Kospi bergerak flat, dan turun tipis 0,05%. Hang Seng terkoreksi 0,14%. Namun, indeks saham Australia, S&P/ASX 200 naik 0,17%. Sektor kesehatan dan konsumsi konsumen memimpin kenaikan.

Pasar Asia mengantisipasi laporan data perdagangan China yang akan dirilis Jumat.

Di sisi lain, bursa Asia melandai menyusul indeks Wall Street yang merunduk, semalam. Pasar saham Amerika melemah jelang rilis data inflasi. FactSet memperkirakan inflasi tahunan AS sebesar 2,3%. Notulensi pertemuan The Fed bulan September menunjukkan, pejabat bank sentral terus terpecah dua mengenai prospek inflasi dan kenaikan suku bunga.

Dollar stabil setelah turun semalam. Indeks dollar berada di level 93,09 pukul 8.24 waktu Singapura. Namun, yen menguat versus dollar menuju 112,19. [KONTAN.CO.ID)

Dia adalah jurnaslis senior khusus di bidang polhukam dan ekonomi

Trending Stories