Connect with us

NASIONAL

BI memperkirakan inflasi November hanya 0,18%

Published

on

Photo: Istimewa

FINANCEROLL.COM, JAKARTA. Pertumbuhan daya beli konsumen diperkirakan masih lemah pada November 2017. Masih lemahnya daya beli masyarakat terindikasi dari angka inflasi November yang diperkirakan masih mini hanya sebesar 0,18%. Angka itu akan menjadi inflasi yang terendah dibandingkan November pada tahun-tahun sebelumnya.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menjelaskan, menurut catatan rata-rata inflasi bulanan November tahun 2014 hingga 2016 mencapai sebesar 0,73%. Sedangkan proyek inflasi November pada tahun ini hanya sebesar 0,18%.

Angka perkiraan inflasi bulan November 2017 itu berdasarkan hasil survei harga mingguan yang dilakukan BI hingga pekan kedua kemarin. Namun, Agus enggan menjelaskan sebab rendahnya angka inflasi bulan ini. "Yang penting, inflasi sesuai target," kata Agus saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Senin (20/11).

Angka perkiraan inflasi itu diperkuat hasil pantauan harga pangan di Kementerian Perdagangan (Kemdag). Kemdag mencatat hingga pekan ketiga masih terjadi deflasi di sejumlah komoditas. Itu antara lain minyak goreng, kedelai dan gula pasir. Kenaikan harga signifikan hanya terjadi pada cabai dan bawang merah, naik di atas 10% dibandingkan akhir Oktober 2017.

Dia adalah jurnaslis senior khusus di bidang polhukam dan ekonomi

Trending Business