Name Price24H (%)
Bitcoin (BTC)
$7,298.50
-2.06%
Ethereum (ETH)
$454.69
-2.39%
Bitcoin Cash (BCH)
$763.72
-6.47%
XRP (XRP)
$0.449583
-3.79%
3 Perusahaan Terdaftar di BEI, Begini Pergerakan Sahamnya
Pasar Saham

3 Perusahaan Terdaftar di BEI, Begini Pergerakan Sahamnya

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan anggota baru. Sebanyak 3 emiten hari ini resmi tercatat di pasar modal melalui skema Initial Public Offering (IPO). Dengan begitu jumlah emiten baru yang terdaftar di BEI pada tahun ini menjadi 20 perusahaan.

Adapun ketiga perusahaan yang melantai di BEI hari ini yaitu PT MNC Studios International Tbk (MSIN), PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT) dan PT Steadfast Marine Tbk (KPAL).

Saat debut perdana, saham MSIN tercatat stagnan di harga penawaran yaitu Rp 500. Sementara untuk saham SWAT naik 112 poin atau 70% ke level Rp 272 dari harga awal Rp 160 dan ditransaksikan sebanyak 12 kali dengan volume sebanyak 16.682 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 453,75 juta.

Sedangkan saham Saham KPAL naik 69,57% atau 80 poin ke level Rp 196 dari harga awal Rp1 15. Untuk saham KPAL ditransaksikan sebanyak 3 kali dengan volume sebanyak 8 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 156 ribu.

Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengungkapkan dengan masuknya ketiga emiten tersebut membuktikan jika kondisi pasar modal saat ini masih cukup baik.

“Dengan banyaknya perusahaan yang listed artinya produk bursa bagus. Semua perusahan yang listed 80% growthnya di atas 15%,” ungkap Tito saat membuka perdagangan saham di Gedung BEI, kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (8/6).

Dalam aksi IPO ini, perusahaan penyedia konten milik MNC Group ini melepas sebanyak-banyaknya 1,56 miliar saham atau sekitar 29,98% dari modal yang ditempatkan setelah IPO. Dengan demikian MSIN berharap mendapatkan dana segar Rp 780 miliar.

Rencananya, raihan dana yang diperoleh dari IPO tersebut akan digunakan MSIN untuk mengembangkan bisnis channel, perluasan atas MTN Syariah Ijarah I MNC Pictures Tahun 2018, dan pengembangan movie land di kawasan Lido.
Sementara, untuk perusahaan kertas SWAT melepaskan sebanyak 664,2 juta saham. Dari aksi tersebut perusahaan berharap meraup dana segar sebesar Rp 106,27 miliar. Dana itu pun rencananya akan digunakan untuk modal kerja perusahaan.

Selanjutnya, Saham KPAL telah melepaskan sebanyak 350,008 juta saham. Melalui aksi korporasinya tersebut, perusahaan berharap mengumpulkan dana segar Rp 40,25 miliar.

Baca Juga: Dolar AS Melemah Jelang Pertemuan The Fed

Leave a Comment