FedEx meraih berkah Thanksgiving dan Natal

0 0 0

KONTAN.CO.ID – MEMPHIS. Momen perayaan di akhir tahun 2017 telah membawa berkah bagi bisnis perusahaan kurir. Salah satunya, FedEx Corporation meraup keuntungan dua number pada kinerja kuartal kedua tahun fiskal 2017–2018.

Raksasa jasa pengiriman barang Amerika Serikat (AS) ini memperoleh laba bersih sebesar US$ 775 juta atau US$ 2,84 per saham di periode tersebut. Laba ini naik 10,71% dibandingkan posisi US$ 700 juta atau US$ 2,59 per saham di periode sama tahun lalu.

CEO FedEx Fred Smith mengatakan, pihaknya telah mendapat permintaan yang kuat selama musim liburan. Mulai dari liburan Thanksgiving di AS hingga berlanjut ke liburan Natal tahun 2017 dan Tahun Baru 2018.

“Kami berada di jalur pengiriman yang tinggi untuk musim liburan,” kata Smith seperti dikuitp Reuters, Rabu (20/12). FedEx sebagai pemimpin bisnis ini di AS bersaing ketat dengan n kompetitor utama mereka, United Parcel Service (UPS).

FedEx dan UPS telah menghabiskan dana miliaran dolar AS untuk menambah jaringan. Sebab, kehadiran e-commerce telah meningkatkan volume permintaan paket pengiriman barang terutama pada momen perayaan liburan.

Smith mengatakan, domain FedEx dapat lebih tinggi di tahun ini jika tidak ada serangan siber di anak usahanya, TNT Express. FedEx mencatat, serangan siber di TNT Express telah memotong pendapatan US$ 100 juta dari laba di kuartal kedua.

Selanjutnya, FedEx menaikkan proyeksi biaya untuk mengintegrasikan bisnis TNT Express menjadi sekitar US$ 1,4 miliar untuk fiskal tahun 2020. Ini lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya sekitar US$ 800 juta.

Asal tahu saja, FedEx telah mengakuisisi perusahaan kurir asal Belanda tersebut pada tahun lalu dengan nilai US$ 4,8 miliar.

Ke depan, FedEx optimistis bisnis jasa kurir masih tumbuh pesat di tahun mendatang. Didukung oleh kehadiran e-commerce. Perusahaan berkode saham FDX ini memprediksi pendapatan per tahun untuk tahun fiskal 2017–2018 sebesar US$ 12,70 per saham hingga US$ 13,30 per saham.

Nah, aim tersebut akan tercapai mulai memasuki kuartal ketiga mendatang. FedEx memperkirakan pendapatan akan menginjak US$ 11,05% per saham hingga US$ 11,85 per saham di Sep tahun depan.

Related Posts

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *