Industri animasi lokal mulai menggeliat dari kesuksesan Sopo Jarwo

0 0 0

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Industri kreatif khususnya animasi bakal semakin mengeliat di sepanjang 2018. Wahyu Aditya, animator sekaligus Pendiri HelloMotion Academy bilang, Indonesia memiliki pasar yang sangat besar. Hal ini yang diincar oleh animator Jepang dan Amerika dengan berbagai karakter seperti Marvel, Barbie, dan Doraemon.

“Industri konten itu bisa Rp 1.000 triliun per tahun di Jepang untuk empat sektor games, musik, video, dan cetak. Sedang di Indonesia Rp 100 triliun per tahun tapi untuk 15 sektor industri kreatif. Ini masih bisa digali lebih dalam lagi,” ujar Adit pada Selasa (6/2).

Meskipun Adit tidak merinci proyeksi pertumbuhan industri animasi di 2018, namun dia sudah melihat geliat industri animasi tanah air. Adit menyatakan saat ini di TV nasional sudah ada inisiatif membuat animasi sequence Aditya Sopo Jarwo.

“Film ini sudah puluhan miliar rupiah pemasukan iklannya. Film Si Juki juga punya 600.000 penonon, itu merupakan angka terbesar di film animasi. Ini tanda positif,” ungkap Adit.

Adit melihat pada 2018, pelaku industri animasi masih bakal banyak yang menunggu pesanan, Namun Adit memprediksi tahun depan bakal mulai bermuncul konten kreator menggunakan kendaraan animasi lewat sosial media.

Saat ini Adit sedang mengembangkan animasi sehingga dibutuhkan kerja sama dengan negara lain. “Kami sedang didekati oleh beberapa produser dari Korea, Malaysia, Kanada, dan Amerika. Kami sedang diskusi untuk membuat animasi yang sedang saya konsepkan,” kata Adit.

Adit bilang proyek yang tengah ia garap karakter yang bernama Funcichan yang ditujukan bagi anak-anak pra sekolah berusia dua hingga enam tahun.

INDUSTRI KREATIF

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *