Minyak dunia melejit, subsidi bisa naik di 2018

0 0 0

JAKARTA. Belanja subsidi energi tahun depan berpotensi mengalami kenaikan. Hal ini seiring dengan harga minyak dunia yang terus meningkat dan keputusan pemerintah untuk tidak menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, harga minyak tahun depan diperkirakan akan terus mengalami kenaikan lebih tinggi dibandingkan asumsi makro yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2018 sebesar US$ 48 per barel.

Pemulihan pertumbuhan ekonomi global akan berdampak pada peningkatan permintaan energi, termasuk minyak mentah dunia.

“Kami akan lihat, kalau pergerakan harga minyak dari bulan ke bulan akan memberikan pengaruh kepada APBN,” katanya di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Senin (18/12).

Dalam APBN 2018, belanja subsidi pemerintah tercatat sebesar Rp156,2 triliun. Angka tersebut terdiri dari belanja subsidi energi sebesar Rp 94,5 triliun dan subsidi non energi sebesar Rp 61,7 triliun.

Namun demikian, ia mengatakan bahwa di sisi lain, ada keuntungan yang diterima pemerintah dari kenaikan harga minyak.

“Kalau deviasinya lebih tinggi, berarti penerimaan kami dari pajak migas dan PNBP akan naik, tapi juga belanja dari sisi subsidinya akan meningkat,” ucapnya.

Sebagai informasi, penerimaan sumber daya alam tahun depan ditargetkan senilai Rp80,3 triliun. Adapun pajak penghasilan dari sektor minyak dan gas, dipatok sebesar Rp38,1 triliun dalam APBN 2018.

Sumber: nasional.kontan.co.id

Related Posts

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *