Name Price24H (%)
Bitcoin (BTC)
$7,297.08
-2.08%
Ethereum (ETH)
$455.59
-2.22%
Bitcoin Cash (BCH)
$765.26
-6.29%
XRP (XRP)
$0.449957
-3.74%
Penjelasan Microsoft Tentang Kalah Saing Di Bisnis Mobile
Startup

Penjelasan Microsoft Tentang Kalah Saing Di Bisnis Mobile

Microsoft boleh jadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, tapi nyatanya masih ada beberapa sektor bisnis yang tidak sukses. Perusahaan tidak berhasil meraup sukses besar di bisnis perangkat mobile dan pencarian.

Berkat kabar tersebut, muncul pertanyaan bagaimana perusahaan akan berkompetisi dimana pasar global yang semakin dikuasai perangkat mobile. Pertanyaan inilah yang juga diterima oleh CEO Microsoft, Satya Nadella. Dalam sebuah wawancara ia memberikan sebuah pernyataan yang mengindikasikan arah Microsoft selanjutnya. Meski begitu, Nadella hanya mengulangi beberapa penjelasan yang pernah ia utarakan sebelumnya.

Menurut Smith, masalah tersebut membuat bisnis layanan pencarian sebagai salah satu area yang tidak bisa sukses besar. Masalah tersebut membuat perusahaan harus membayar mahal karena kalah saing dengan produk kompetitor.

“Bill Gates, Steve Ballmer dan para pemimpin engineering di perusahaan kami menghabiskan banyak waktu untuk menyiapkan berbagai hal, bagaimana membela diri mereka, bagaimana mengimplementasikan hal ini, itu, atau lainnya,” jelas Smith kepada Kara Swisher dari Recode, seperti dikutip dari Softpedia,

Swisher juga menyinggung soal mobile sebagai industri lain, yang juga tidak bisa mencapai keberhasilan besar. Microsoft telah menyerah melawan ponsel Android dan iOS, dengan mengalihkan fokusnya pada produk-produk seperti cloud dan layanan lainnya.

Smith kemudian menjelaskan, tidak ada perusahaan yang bisa sukses di semua area pasar. Ia pun menekankan jika Microsof tidak terlibat dalam pertempuran antitrust, perusahaan kemungkinan bisa menjadi pemain yang lebih penting di berbagai sektor seperti pencarian.

“Saya pikir seseorang harus mengakui tidak ada satupun yang bisa mendapatkan semuanya. Tidak ada perusahaan di sini atau dimanapun juga bisa melihat semua tren yang ada, sebelum berkembang,” tuturnya.

Alhasil, meskipun Microsft mengakui kekalahannya dalam pertarungan mobile, mereka memiliki pandangan yang tajam untuk menentukan masa depan dan mencoba peruntungan pada bidang lain seperti Mixed Reality dan lainnya yang tidak diumbar, yang dinilai berpeluang bagi perusahaan.

Baca Juga : McDonald’s Berencana Merumahkan Para Pekerja Karena Merampingkan Manajemen

Leave a Comment