Yen Terus Menguat, Karet Ditutup Melemah

0 0 0

Petani menoreh pohon karet di kawasan perkebunan kebun karet Jawi jawi, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Rabu (5/7). – ANTARA/Abriawan Abhe

Bisnis.com, JAKARTA – Harga karet melanjutkan koreksi di hari ketiga berturut-turut, Kamis (25/1/2018), menyusul menguatnya mata uang yen serta tingginya cadangan.

Harga karet untuk pengiriman Juni 2018, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), ditutup turun 0,2% atau 0,40 poin ke turn 203,7 yen per kilogram (kg).

Sebelumnya harga karet kontrak Juni dibuka stagnan di posisi 204,10 setelah pada perdagangan Rabu (24/1/2018) berakhir merosot 1,21% atau 2,50 poin di posisi 204.10.

Menurut Kazunori Kokubo, Managing Director Yutaka Shoji di Singapura, pasar karet telah terbebani sentimen melimpahnya tingkat cadangan karet serta berlanjutnya apresiasi yen. Cadangan karet yang dimonitor oleh Shanghai Futures Exchange dilaporkan naik 2,6% menjadi 415.415 ton pekan lalu.

Sementara itu, berdasarkan information Rubber Trade Association of Japan, cadangan karet di pergudangan Jepang naik 14,4% menjadi 12.267 ton pada 31 Desember 2017 dibandingkan dengan tingkat yang dicapai pada 20 Desember.

Adapun nilai tukar yen terpantau menguat 0,16% atau 0,18 poin ke 109,04 per dolar AS, setelah pada perdagangan Rabu (24/1) berakhir menguat 0,98% atau 1,08 poin di posisi 109,22.

Seperti diketahui, pergerakan harga karet biasanya berbanding terbalik dengan yen. Penguatan nilai tukar yen Jepang terhadap dolar AS membuat harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang ini menjadi relatif lebih mahal bagi para pembeli luar negeri. Dampaknya, permintaan akan komoditas ini berpotensi menurun.

“Meski demikian, penyesuaian posisi yang dilakukan sejumlah pelaku pasar atas masa berakhir kontrak terdekat membatasi pelemahannya [harga karet],” tambah Kokubo, seperti dikutip dari Bloomberg.

 

Pergerakan Harga Karet Kontrak Juni 2018 di TOCOM

Sumber: Bloomberg

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *